Apa itu Microfiber?

apa itu microfiber

APA YANG DIMAKSUD DENGAN MICROFIBER ?

Microfiber merupakan terminologi yang digunakan untuk menggambarkan serat yang sangat halus dan penyebutan untuk teknologi pengembangan serat ini. Kain yang terbuat dari benang extra halus ini menghasilkan sentuhan yang sangat lembut, berupa handuk, mop dan banyak aplikasi lainnya seperti, bath robe, handuk bayi, dll.

Banyak definisi tentang microfiber tetapi kebanyakan mengatakan dalam istilah umum sebagai benang yang mempunyai ukuran kehalusan kurang dari 1 denier per filament. Penyebutan microfiber merujuk ke teknologi pengembangan serat halus yang berdiameter hanya 0.006 mm yang berarti 10 kali lipat lebih halus daripada sutera, 30 kali dari katun, 40 kali dari wol, dan 100 kali dari rambut manusia.

Mengapa Saya Harus Menggunakan Kain Microfiber?

Microfiber adalah produk bebas serat, non-abrasif, dan hypoallergenic yang memungkinkan Anda untuk membersihkan tanpa menggunakan bahan kimia. Tidak seperti produk kapas dan kertas tradisional menyeka atau pel katun yang cenderung mendorong kotoran dan debu, microfiber benar-benar menyerap kotoran dan kuman, mengangkat mereka dari permukaan dan menjebak mereka sampai kain atau mop dicuci. Oleh karena itu, bahan kimia tidak diperlukan.

Bahan kain microfiber menyerap secara super dan dapat menyimpan hingga tujuh kali berat air – ini adalah apa yang membuat pel microfiber dan kain microfiber bahkan lebih istimewa.

Kain microfiber aman pada semua permukaan. Microfiber dapat digunakan dengan desinfektan yang diencerkan. Jika Anda memilih untuk menggunakan bahan kimia, Anda dapat menggunakan lebih sedikit dengan mengencerkan bahan kimia dengan air.

Bagaimana Cara Microfiber Bekerja

Feature and Benefit

  • Kain microfiber adalah hypoallergenic, tidak menyebabkan masalah dengan penderita alergi atau astma.
  • Kain microfiber menyerap dengan super, menyerap 7 kali dari berat air yang di serapnya.
  • Kain microfiber kering lebih cepat 1/3 dari kain pembersih biasa.
  • Kain microfiber ramah lingkungan, tidak membutuhkan sabun atau kimia apapun.
  • Kain microfiber dapat digunakan ratusan kali. ( Lebih dari 200 kali )
  • Kain microfiber tidak mengelupas dan tidak abrasive.
  • Kain microfiber dan pel, hanya digunakan dengan air saja, 99,94% efektif menghilangkan bakteri dari permukaan halus, jika dibandingkan dengan kain dan lap pel biasa dengan memakai Lysol atau pemutih, yang hanya efektif 91,89%.
  • Kain microfiber 4 kali lebih efektif dari pada kain pembersih biasa. Lebih lux dan tahan lebih lama daripada produk pembersih lain karena kain microfiber mengandung 200.000 lebih serat per-inchi persegi.
  • Produk microfiber tidak menyebabkan secara negative nilai kilauan dari permukaan yang sedang dibersihkan.
  • Microfiber mops memperbesar area yang dapat dibersihkan daripada konvensional mop, sehingga 5 kali lebih murah untuk membersihkan.
  • Mengurangi kemungkinan tumpahan bahan kimia ketika menggunakan kain microfiber dan mop karena bahan kimia tidak diperlukan.
  • Mengurangi kecelakaan tergelincir dan jatuh karena permukaan yang dibersihkan dengan microfiber mop akan kering lebih cepat daripada mop konvensional.

Perbedaan Lap Microfiber dan Lap Kanebo (PVA)

Karena kemampuan daya serapnya yang besar, di Indonesia Microfiber sudah banyak digunakan untuk berbagai macam aplikasi misalnya; Lap Mobil / Detailing Cloth:

Berbagai macam merk Lap Mobil sudah banyak dipasaran. Fungsi nya memang berbeda dengan Lap Kanebo atau Lap Chamois. Lap Kanebo terbuat dari bahan PVA.

Lap Kanebo PVA atau Chamois

Apa yang dimaksud dengan PVA

kutip dari wikipedia :

” Polivinil asetat (Bahasa Inggris: Polyvinyl acetate, PVA atau PVAc) adalah suatu polimer karet sintetis. Polivinil asetat dibuat dari monomernya, vinil asetat (vinyl acetate monomer, VAM). Senyawa ini ditemukan di Jerman oleh Dr. Flitz Klatte pada 1912. Hidrolisis sempurna atau sebagian dari senyawa ini akan menghasilkanpolivinil alkohol (PVOH). Rasio hasil hidrolisis ini berkisar antara 87% – 99%.

PVA dijual dalam bentuk emulsi di air, sebagai bahan perekat untuk bahan-bahan berpori, khususnya kayu. PVA adalah lem kayu yang paling sering digunakan, baik sebagai “lem putih” atau “lem tukang kayu” (lem kuning). “Lem kuning” tersebut juga digunakan secara luas untuk mengelem bahan-bahan lain seperti kertas,kain, dan rokok. PVA juga umum dipakai dalam percetakan buku karena fleksibilitasnya dan tidak bersifat asam seperti banyak polimer lain. Lem Elmer adalah merk lem PVA terkenal di Amerika Serikat.

PVA juga sering dijadikan kopolimer bersama akrilat (yang lebih mahal), digunakan pada kertas dan cat. Kopolimer ini disebut vinil akrilat. PVA juga bisa digunakan untuk melindungi keju dari jamur dan kelembapan. PVA bereaksi perlahan dengan basa membentuk asam asetat sebagai hasil hidrolisis. Senyawa boron sepertiasam borat atau boraks akan terbentuk sebagai endapan. ”

Sedangkan Lap microfiber adalah 80% polyester, 20% Polyamide (Nylon).

Polyester

Kutip dari wikipedia :

http://id.wikipedia.org/wiki/Poliester

Poliester adalah suatu kategori polimer yang mengandung gugus fungsional ester dalam rantai utamanya. Meski terdapat banyak sekali poliester, istilah “poliester” merupakan sebagai sebuah bahan yang spesifik lebih sering merujuk pada polietilena tereftalat (PET). Poliester termasuk zat kimia yang alami, seperti yang kutin dari kulit ari tumbuhan, maupun zat kimia sintetis seperti polikarbonat dan polibutirat.

Dapat diproduksi dalam berbagai bentuk seperti lembaran dan bentuk 3 dimensi, poliester sebagai termoplastik bisa berubah bentuk sehabis dipanaskan. Walau mudah terbakar di suhu tinggi, poliester cenderung berkerut menjauhi api dan memadamkan diri sendiri saat terjadi pembakaran. Serat poliester mempunyai kekuatan yang tinggi dan E-modulus serta penyerapan air yang rendah dan pengerutan yang minimal bila dibandingkan dengan serat industri yang lain.

Kain poliester tertenun digunakan dalam pakaian konsumen dan perlengkapan rumah seperti seprei ranjang, penutup tempat tidur, tirai dan korden. Poliester industri digunakan dalam pengutan ban, tali, kain buat sabuk mesin pengantar (konveyor), sabuk pengaman, kain berlapis dan penguatan plastik dengan tingkat penyerapan energi yang tinggi. Fiber fill dari poliester digunakan pula untuk mengisi bantal dan selimut penghangat.

Kain dari poliester disebut-sebut terasa “tak alami” bila dibandingkan dengan kain tenunan yang sama dari serat alami (misalnya kapas dalam penggunaan tekstil). Namun kain poliester memiliki beberapa kelebihan seperti peningkatan ketahanan dari pengerutan. Akibatnya, serat poliester kadang-kadang dipintal bersama-sama dengan serat alami untuk menghasilkan baju dengan sifat-sifat gabungan.

Poliester juga digunakan untuk membuat botol, film, tarpaulin, kano, tampilan kristal cair, hologram, penyaring, saput (film) dielektrik untuk kondensator, penyekat saput buat kabel dan pita penyekat.

Poliester kristalin cair merupakan salah satu polimer kristalin cair yang digunakan industri yang pertama dan digunakan karena sifat mekanis dan ketahanan terhadap panasnya. Kelebihan itu penting dalam penggunaannya sebagai segel mampu kikis dalam mesin jet.

Poliester keraspanas (thermosetting) digunakan sebagai bahan pengecoran, dan resin poliester chemosetting digunakan sebagai resin pelapis kaca serat dan dempul badan mobil yang non logam. Poliester tak jenuh yang diperkuat kaca serat banyak digunakan dalam bagian badan dari kapal pesiar serta mobil.

Poliester digunakan pula secara luas sebagai penghalus (finish) pada produk kayu berkualitas tinggi seperti gitar, piano, dan bagian dalam kendaraan / perahu pesiar. Perusahaan Burns London, Rolls-Royce, dan Sunseeker merupakan segelinter perusahaan yang memakai poliester untuk memperhalus produk-produk mereka.

Sifat-sifat tiksotropi dari poliester yang bisa dipakai sebagai semprotan membuatnya ideal untuk digunakan pada kayu gelondongan bijian-terbuka, sebab mampu mengisi biji kayu dengan cepat, dengan ketebalan saput yang terbentuk dengan kuat per lapisan. Poliester yang diawetkan bisa diampelas dan dipoleskan ke produk akhir.

Leave a Reply