Latar Belakang

     Pasar untuk produk microfiber berkembang pesat di seluruh dunia namun  alokasinya masih lebih rendah daripada produk-produk katun, terlebih lagi di  Indonesia. Hal ini memerlukan perhatian yang lebih besar untuk; investasi  menghadapi pasar, penelitian pasar local, biaya promosi, biaya masuk pasar dan  lain-lain. Tapi cepat atau lambat pada akhirnya pasar akan mengalami kondisi  mutual.

Dan konsumen pengguna akhir akan mengetahui dan mempunyai perspektif  sendiri, bahwa lebih baik membayar relatif sedikit mahal untuk kain microfiber  daripada produk katun, yang digunakan secara luas oleh pengguna akhir di  rumah-rumah, restaurant, hotel, dan lain-lain. Namun manfaat produk microfiber  jauh melebihi biaya. Kami berkomitmen untuk menginformasikan manfaat ini  kepada siapa saja yang membutuhkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

  • Microfiber adalah istilah terminology yang digunakan untuk menjelaskan serat yang diproduksi secara sangat halus dan nama teknologi untuk pengembangan serat ini. Bahan untuk membuat serat ekstra halus ini menyediakan sebuah pemberian yang superior, dan kehalusan yang luar biasa yang muncul di dalam kain, handuk, kain pel dan banyak aplikasi lain yang dikembangkan seperti dalam jubah mandi, handuk bayi dan lain-lain. Banyak definisi tentang benang microfiber, tetapi kebanyakan mengatakan dalam bahasa umum yaitu; benang yang berukuran kurang dari 1 denier.
  • Referensi nama microfiber terbentuk oleh pengembangan teknologi serat yang teramat sangat halus yang kalau diukur hanya berdiameter 0,006mm. artinya10 kali lebih halus dari pada sutra, 30 kali lebih halus dari pada katun, 40 kali lebih halus dari pada wool, dan 100 kali lebih halus dari pada rambut manusia. 1 pound serat ini saja dapat melingkari equator bumi lebih dari 10 kali. Diameter atau kehalusan atau serat benang.
  • Semakin kecil angkanya, semakin halus seratnya, yang pada hasilnya akan lebih efektiv untuk membersihkan permukaan. Terdapat empat tipe microfiber sintetis yang diproduksi tapi pada detik ini bahan untuk kain pembersih microfiber pada umumnya menggunakan kreasi dari dua polymers, yaitu nylon dan polyester. Polyester adalah lyophilic yang menjamin menarik kotoran dan minyak sedangkan polyamide (nylon) adalah hydrophilic yang menjamin penyerapan air.

       Rasio umum pada dua polymer tercampur adalah 80% polyster dan 20% polyamide; kalau campuran 70/30 akan menyerap air lebih cepat. Karena polyamide lebih mahal dari polyester, maka diharapkan lebih banyak untuk menggunakan campuran 70/30. Memang benar bahwa polyamide lebih menyerap dari pada polyester. Sebuah handuk yang terbuat dari campuran 70% polyester dan 30% polyamide tidak secara otomatis lebih baik dari pada handuk pengering yang campurannya 80/20 (secararespektif). Pengrajutan dan pengolahan serat (splitting) akan menentukan kemampuan bagus atau tidaknya sebuah handuk sama seperti atau lebih pencampuran material. Tanpa proses splitting, tidak ada bedanya dengan benang sintetis (polyester) biasa. Splitting adalah sebuah proses pemisahan antara polyester dan nylon sehingga menciptakan jutaan retakan dalam jumlah yang terkunci (16 bagian terpisah yang bersilang/ 16 segment yang berbeda berbentuk “V”/berbentuk alur bintang). Ini juga biasa disebut dengan weight deduction proses (proses pengurangan berat) karena sebagian kecil polyester dilelehkan dengan solusi NaOH (Sodium Hydroxide). Penggunaan proses splitting yang tidak sempurna akan mengurangi kualitas bahan microfiber.

Proses ini harus dilakukan secara sempurna: proses splitting yang berlebihan akan menyebabkan benang rusak dan proses splitting yang terlalu sedikit akan menyebabkan benang kehilangan fungsi baiknya.

Serat-serat halus Microfiber menembus permukaan pada level yang lebih halus dari pada serat biasa, sambil menghilangkan kotoran dan lemak pada level yang lebih tinggi dan menciptakan permukaan yang lebih luas dari keseluruhan area, 40 kali lebih luas dari pada serat biasa due to weakening the uprightness of the fibres. Dan menciptakan listrik statis, seperti magnet, polyester dan polyamide yang secara natural memiliki daya listrik positif yang akan menarik daya negative dari debu, kotoran, kutu, tungau dan bahkan membersihkan benda pada level micro seperti bakteri, sehingga penggunaan kimia dikurangi atau tidak diperlukan, maka hal ini dapat memberikan lingkungan yang lebih sehat melalui pengurangan kimia yang terlepas ke alam lingkungan.

  • Hal ini tercipta karena jutaan serat yang bergelombang, tercipta ketika proses splitting, yang membuat produk ini menyerap baik secara extreme (7 kali dari berat air). Ketika digunakan saat basah serat-serat yang sangat halus didalam kain menciptakan capillary effect, menyedot dan menahan cairan / kotoran dari permukaan ke dalam serat-serat kain.
  • Meskipun produk microfiber mungkin berukuran sama dengan permukaan yang dibersihkan, tapi microfiber lebih besar. Karena microfiber sangat halus, permukaan produk microfiber meningkat dan area untuk menyimpan kotoran dan lemak melalui aksi capillary menjadikan penyimpanannya jauh lebih besar dari pada produk biasa.
  • Dengan aksi efek capillary menyedot kotoran / debu dari permukaan mengunci di dalam serat dan hanyas ebentar saja partikel kotoran dibebaskan kembali kepermukaan — sehingga cepat kering. Lebih cepat kering 1/3 waktu dari pada handuk pembersih biasa.
  • Jutaan ujung-ujung serat yang tajam dipotong sampai kering—diberi warna, menarik dan menyerap kotoran dan particle micro, membuat serat mampu membersihkan dan menyemir pada saat bersaman, menghilangkan kebutuhan pembersih kimia tambahan. Untuk itu, hanya air saja yang dibutuhkan untuk membersihkan permukaan apapun.
  • Semua manfaat ini membuat produk microfiber bertahan sangat lama jauh melebihi biaya, bila dibandingkan dengan pembersih kain katun atau lap pel katun
  • Kain microfiber adalah hypoallergenic, tidak menyebabkan masalah dengan penderita alergi atau astma.
  • Kain microfiber menyerap dengan super, menyerap 7 kali dari berat air yang di serapnya.
  • Kain microfiber kering lebih cepat 1/3 dari kain pembersih biasa.
  • Kain microfiber ramah lingkungan, tidak membutuhkan sabun atau kimia apapun.
  • Kain microfiber tidak mengelupas dan tidak abrasive.
  • Kain microfiber dapat digunakan ratusan kali.
  • Kain microfiber dan pel, hanya digunakan dengan air saja, 99,94% efektif menghilangkan bakteri dari permukaan halus, jika dibandingkan dengan kain dan lap pel biasa dengan memakai Lysol atau pemutih, yang hanya efektif 91,89%.